Ada Apa Sebenarnya?

*Ada Apa Sebenarnya

Salah-satu ritual yang sangat menakjubkan dalam agama Islam adalah: puasa bulan ramadhan. Sekali bulan Ramadhan tiba, maka berbondong2lah orang ramai mengunjungi masjid. Berbondong2lah orang membaca Al Qur’an. Berbondong2lah orang beramal baik, sedekah, saling bersilaturahmi, belajar agama, dll. Ramadhan menjadi magnet yang mengagumkan.

Apakah kita suka dengan berpuasa?

Honestly jawabannya: TIDAK. Jangan marah dan protes dulu. Ijinkan saya menjelaskannya baik-baik.

Kita memang tidak suka berpuasa. Berikut alasannya: 1. Manusia tidak didesain untuk berpuasa. Manusia itu didesain untuk makan. Kita bukan beruang yang masuk gua, tidur panjang, karena musim dingin. Atau kepompong, puasa berhari2 jadi kupu2. Manusia tidak punya masalah dengan alam, mereka bisa “menaklukkannya”, pun tdk perlu bermetaformosis.

2. Alasan berikutnya, di dunia ini, segala sesuatu yang diperintah oleh Allah, lazimnya tidak akan disukai manusia. Wah, dek, shalat, infaq, sedekah, dll, itu tidak menarik toh? Lebih menarik mabuk2an, teler, berjudi, berbohong, mencuri semua yang menyenangkan dan bikin hepi. Karena itulah agama. Bagi orang2 yg beragama, dunia ini bagai penjara baginya, semua penuh aturan ini-itu, tapi kelak, akherat adalah kebebasan yg sempurna. Pun sebaliknya, bagi yg tidak beragama, dunia ini adalah surganya, bebas mau ngapain saja, tapi kelak, dia akan terpenjara. Silahkan pilih.

Apakah kita suka disuruh berpuasa? Defaultnya: TIDAK. Ngapain pula bangun jam 2-3 subuh? Sahur. Kemudian lapar seharian? Mending tidur toh? Secara akal sehat, kita better tidur, dek. Kecuali situ jomblo, nggak bisa tidur. Duuh, saya ngelantur.

Tapi kenapa kita jadi semangat sekali berpuasa? Berbondong2 ratusan juta umat muslim mau melaksanakannya? Karena kita punya “iman” di dalam hati. Wah, bicara soal iman, keyakinan, sekali kita menjalankannya dengan rasa yakin, kita akan melaksanakan sesuatu dgn ringan, rileks. Inilah hakikat iman, dan itulah hakikat puasa, dia memanggil orang2 yang beriman, hai katanya. Yang tidak beriman, memang tidak hai.

Ramadhan adalah ritual agama Islam yang menakjubkan. Silahkan saja orang2 berpolemik soal ini, itu, ribut ini, itu, protes ini, itu, itu dikembalikan ke masing2. Karena toh, di dunia ini, urusan upil saja bisa jadi bahan bully. Tapi bagi yang benar2 beriman, dia akan menyambut Ramadhan dgn utuh, tidak ada topeng saat dia menyambutnya. Karena dia benar2 hepi, bukan sok hepi (tapi di dalam hatinya mengomel). Dan perkara soal sungguhan hepi, atau defaultnya memang tidak suka puasa, hanya kita yang tahu persis.

Hai, Ramadhan telah menyapa.
Source:https://www.facebook.com/tereliyewriter/?fref=ts

Quotes_Tere Liye

TERE-LIYE
Kalaupun dia tidak tahu kita menyukainya.
Kalaupun dia tidak tahu kita merindukannya.
Kalaupun dia tidak tahu kita menghabiskan waktu memikirkannya.
Maka itu tetap cinta. Tidak berkurang se-senti perasaan tersebut.

Bersabar dan diam lebih baik. Jika memang jodoh akan terbuka sendiri jalan terbaiknya. Jika tidak, akan diganti dengan orang yang lebih baik.

*Tere Liye

Jangan menitipkan harapan di hati orang lain. Melainkan, titipkanlah ke muasal semua harapan.

Jangan menggantungkan kebahagiaan kepada orang lain. Akan tetapi, gantungkanlah kepada sumber segala kebahagiaan.

*Tere Liye

Air mata akan kering. Tawa juga akan lenyap. Tapi kenangan, akan tertulis abadi. Bahkan saat kita benar-benar tidak mengingatnya lagi, boleh jadi dia tetap terbaca di hati orang lain.

Maka berhati-hatilah menulis kenangan. Tidak mudah menghapusnya.

*Tere Liye

Jika calon suami, calon istri kalian tidak shalat lima waktu, tidak bersedia disuruh shalat, bahkan bersilat lidah saat dinasehati agar shalat, lebih baik pikirkan sepuluh kali sebelum melanjutkan menikah.

*Tere Liye

Jika sesuatu itu mudah sekali datang dan pergi dalam hidup kita, maka itu simply memang bukan hal spesial. Termasuk seseorang, jika dia mudah sekali memutuskan datang dan pergi, kitanya yang lugu sekali jika tetap berpikir itu spesial.

*Tere Liye

Ayo mari belajar membaca Al Qur’an, biar lancar. Kan malu sama anak TK/TPQ, mereka 5-6 tahun sudah lancar baca, kita masih belepotan. Mumpung Ramadhan.

Biar nanti pas masuk surga, nggak tersesat. Ssttt… kan kalo di surga petunjuk jalannya ternyata bahasa arab, repot, kita bisa salah-belok. 🙂

*Tere Liye

Jangan habiskan waktu menjelaskan panjang-lebar kepada orang yang memang tidak mau lagi mendengarkan. Karena itu hanya sia-sia, hingga kapanpun, sebaik apapun penjelasannya, tetap tidak akan diterima.

*Tere Liye

Jangan cemas kehilangan seseorang yang tidak cemas kehilangan kita.

Tapi khawatirlah kehilangan seseorang yang juga sungguh khawatir kehilangan kita.

*Tere Liye

Cukuplah Allah yang tahu doa-doa terbaik kita. Tidak perlu orang sejagad tahu.

Cukuplah Allah yang tahu amalan2 terbaik milik kita. Tidak perlu seluruh dunia tahu.

Pun cukuplah Allah yang tahu keluh kesah, gundah gulana, masalah hidup kita. Tidak perlu semua orang tahu.

*Tere Liye

Source:https://www.facebook.com/tereliyewriter/?fref=ts

Pintar-pintar nenggunakan barang pintar

*Pintar-pintarlah menggunakan barang pintar

Telepon genggam atau HP itu semakin pintar, hebat, berteknologi tinggi. Agar penggunanya tidak tertinggal di belakang, maka ketahuilah:

1. Matikan nada panggil atau bila perlu matikan HP kalian jika sedang ada di mesjid, gereja, tempat ibadah, RS, dan tempat2 publik yang membutuhkan ketenangan. Termasuk tempat2 yang UU mewajibkan harus dimatikan seperti pesawat terbang. Saya tahu, kita mungkin lagi menunggu telepon Presiden, tapi percayalah, saat telepon dari dia tidak tersambung, tidak diangkat, dia akan menelepon lagi jika itu memang penting.

2. Tahu diri menggunakan HP saat di tempat publik. Di dalam mobil travel atau kereta api misalnya. Kita tidak perlu tertawa bahak, teriak-teriak, berlebihan sekali menerima telepon saat orang di sekitar kita boleh jadi sedang tidur. Juga di hotel, ruang tunggu, dan sarana publik lainnya, hargai orang lain. Ini bukan soal “yang tidak nerima telepon tolong hargailah yg terima telpon”–yg lagi ramai akhir2 ini, bukan, tapi cuma akal sehat. Yg punya akal sehat pasti tahu, siapa yg dalam posisi harusnya tahu diri.

3. Kecuali darurat, tidak sopan menelepon orang lain jika sudah lewat jam 9, 10 atau bahkan 12 malam. Kecuali best friend sejati, jam 2 malam pun dijabani demi mendengar curhat, tapi kalau urusan pekerjaan, jangan lakukan itu. Apalagi kalau cuma iseng, miskol, dll. Telepon kita itu mengganggu. HP itu bukan untuk main-main. Itu sama seperti kalian menggedor rumah orang lain malam-malam, membangunkannya, hanya untuk iseng.

4. Jangan menggunakan HP sambil jalan kaki, berdiri di tempat lalu lintas orang. Melotot menatap layar HP, sampai lupa jika kita di tengah orang lain. Juga selfie, jangan selfie sembarangan, di eskalator, di pintu masuk. Well, saya tahu, hidup ini hampa tanpa selfie, tapi itu mengganggu kenyamanan orang lain, menghambat. Apalagi selfie sambil nyetir motor, nyetir mobil, itu membahayakan keselamatan bersama.

5. Jangan habiskan waktu hanya melototin HP. Lagi bareng keluarga, melototin gagdet. Lagi makan malam bareng, melototin gagdet. Lagi di mall, dimana2, selalu terlihat pegang HP, asyik sekali sampai abai sekitar. Hidup ini bukan cuma HP, HP dan HP. Lama2, ntar yang mengendalikan kita itu HP–bukan kita lagi. Kita ketergantungan betul dengan HP hingga jadinya malas belajar, tidak produktif, menunda2 waktu, dll. Ayo, sesekali boleh dimatikan HP-nya, boleh jadi, karena keasyikan melototin HP, kita jadi tidak tahu kalau Song Joong Ki barusan lewat. Kan nggak seru banget.

6. Terakhir, pastikan HP itu milik kita. Betulan ini, karena kalau kalian asyik nelpon pakai HP orang lain, tanpa ijin juga, berabe urusannya. Eh, tapi yang terakhir ini tips main2 saja.

*Tere Liye

Source:https://www.facebook.com/tereliyewriter/?fref=ts

About Love_ Tere Liye

Ada orang-orang yang jatuh cinta, tapi tidak ditakdirkan bersama.

Ada orang-orang yang bersama, tapi tidak jatuh cinta.

Ada pula orang-orang yang jatuh cinta, ditakdirkan bersama.

Hidup ini memang begitu2 saja. 7 milyar manusia di atas bumi; tiap detik, setidaknya ada yang jatuh cinta, pun tiap detik, ada yang berpisah. Jadi, tidak perlu galau, sakit hati, sesak, toh, penulis skenario hidup kita adalah yang maha mengetahui. Dijalani saja, apapun ujungnya. Syukur2 happy ending.

*Tere Liye

Cinta itu memahami. Bukan menjelaskan.

Karena semakin banyak penjelasan, maka semakin rapuh pondasinya.

*Tere Liye

Boleh jadi, yang kita buang, adalah sesuatu yang kita butuhkan.

Boleh jadi, yang kita lupakan, adalah sesuatu yang mengingat kita.

Boleh jadi, yang kita tinggalkan, justeru adalah sesuatu yang selalu menunggu. Setia. Di sana.

*Tere Liye

Cinta adala sabar. Orang2 yang sabar akan memperoleh cinta yang istimewa.

*Tere liye

Orang bawa bantal, belum tentu akan tidur. Orang bawa handuk, pun belum tentu bakal mandi. Orang yang bawa piring, juga belum pasti akan makan.

Di dunia ini banyak sekali yang sudah terlihat begitu, ternyata memang belum tentu akan begitu. Termasuk salahsatunya, orang2 yang perhatian sama kita, belum tentu memang suka, memang sayang sama kita. Mungkin saja dia memang perhatian dan baik ke semua orang, atau kitanya yang korslet, merasa GR duluan.

*Tere Liye

Menunggu adalah pekerjaan untuk orang yang memiliki keyakinan.

Bahkan ketika yang ditunggu berkali2 tidak muncul, bahkan ketika situasi berganti menyebalkan, bahkan ketika orang lain sudah mengambil jalan lain, dia tetap yakin. Tidak memiliki keyakinan, jangan coba-coba menunggu.

*Tere Liye

“Tidak semua orang mendapatkan pilihan pertama dalam hidup ini. Tapi kita bisa hidup sama bahagianya dengan mereka, meski hanya mendapatkan pilihan kedua, ketiga, atau bahkan keseratus-satu.”

*Tere Liye, buku “Berjuta Rasanya”

“Cinta sejati selalu menemukan jalan. Ada saja kebetulan, nasib, takdir, atau apalah namanya. Tapi sayangnya, orang-orang yang mengaku sedang dirundung cinta justru sebaliknya, selalu memaksakan jalan cerita, khawatir, cemas, serta berbagai perangai norak lainnya. Tidak usahlah kau gulana, wajah kusut. Jika berjodoh, Tuhan sendiri yang akan memberikan jalan baiknya. Kebetulan yang menakjubkan. Dan kalau kau tidak bertemu, berarti bukan jodoh.”

*Tere Liye, novel “Kau, Aku & Sepucuk Angpau Merah”

Bagi orang-orang yang yakin, bahkan ketika sebuah kecelakaan terjadi, itu sungguh bukan ‘kecelakaan’. Itu takdir Tuhan, tidak bisa dicegah, tidak bisa dihindari. Ditulis dengan sangat akurat. Kita saja yang suka menggunakan istilah kecelakaan.

Apalagi dalam kehidupan kita. Seperti jodoh, itu adalah takdir Tuhan. Ditulis dengan sangat akurat. Jika ditakdirkan bersatu, maka bersatulah dia. Jika ditakdirkan berpisah, berpisahlah dia. Jadi buat apa cemas?

*Tere Liye

“Urusan ini sebenarnya amat sederhana. Seseorang yang mencintaimu karena fisik, maka suatu hari ia juga akan pergi karena alasan fisik tersebut.

Seseorang yang menyukaimu karena materi, maka suatu hari ia juga akan pergi karena materi.

Tetapi seseorang yang mencintaimu karena hati, maka ia tidak akan pernah pergi! Karena hati tidak pernah mengajarkan tentang ukuran relatif lebih baik atau lebih buruk.”

–Tere Liye, buku “Berjuta Rasanya”

Kita tidak perlu “jatuh bangun mengejar” seseorang.

Buat apa? Kalau dia memang suka, kita sama sekali tidak perlu sibuk mengejarnya, dia akan datang sendiri, bawa rombongan keluarga malah.

*Tere Liye

Seseorang itu mungkin terlihat banyak kekurangan di mata kita, tapi boleh jadi itu pilihan yang baik.

Sebaliknya, seseorang itu mungkin terlihat perfect, sempurna di mata kita, tapi boleh jadi itu pilihan yang buruk.

*Tere Liye

Wanita itu selalu butuh kepastian.

Itulah kenapa, meski dikatakan berkali2, dia masih pula bertanya lagi, lagi dan lagi. Memastikan.

Tidak selalu begitu, tapi nasehat lama ini mungkin bermanfaat untuk memahaminya.

*Tere Liye

Source:https://www.facebook.com/tereliyewriter/?fref=ts

* Lebay Modern

Sejak jaman dulu, situ mau berkerudung/jilbab atau nggak, itu clear sekali kembali ke masing-masing. Yang ada malah, jaman dulu, tahun 1980-an, kalau mau pakai kerudung, susahnya minta ampun. Ditatap aneh di pasar2, dianggap bawa racun, bahkan bisa diciduk aparat, diinterogasi. Belum lagi diskriminasi pekerjaan, sekolah, dll. Itu yang terjadi.

Lantas kenapa hari ini bahkan level pejabat super tinggi pun harus mengomentari: berkerudung atau tidak berkerudung itu hak setiap murid mau kayak apa. Tidak bisa dipaksa, diwajibkan.

Lah, memang sudah begitu defaultnya? Memang tidak ada pula yang mewajibkan. Sejak dulu juga begitu keleus. Entah kenapa, belakangan, banyak sekali hal2 diputarbalik logikanya, seolah2 agama itu memaksa, jahat, dsbgnya. Apa sih poinnya? Agar orang2 membenci agama? Dan ini polanya sama persis, hal kecil, digoreng jadi besar. Kejadian2 upil, dibuat seperti serius, dijadikan seolah besok lusa akan ada yg nge-bom situ jika tidak dituruti. Please deh, itu lebay banget.

Berhentilah phobia sekali dengan agama, religiophobia. Karena sekali kita ilfil, alergi dengan agama, sekali kita benci tanpa alasan, apapun memang bisa jadi masalah. Ada orang bersin di tempat umum, terus bilang “Alhamdulillah” (di agama lain juga ada hal ini), kita langsung terjengkang, “bahaya! bahaya! dia pasti ekstremis kanan! besok lusa dia akan mewajibkan semua orang kalau bersin harus bilang alhamdulillah.” Saat ada yang menasehati mari shalat 5 waktu yuk, dia langsung bereaksi negatif sekali, mending nggak shalat tapi baik hatinya, daripada shalat tapi koruptor.” Lah? memang semua orang yg shalat koruptor? 100% koruptor? Kalau situ mau mikir dengan jernih, itu justeru benar2 jawaban “intimidasi”, “menyimpulkan sepihak”, dan “fitnah keji”. Seolah2 orang shalat itu pasti koruptor.

Lebay!

*Tere Liye

Source:https://www.facebook.com/tereliyewriter/?fref=ts

Taman Rekreasi Sengkaling

Rekreasi_Sengkaling_3
Taman Rekreasi Sengkaling terletak di Jl. Raya Mulyoagung No. 188, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, atau berjarak sekitar10 km dari pusat Kota Malang. Lokasinya sangat strategis karena tepat berada di tepi jalan raya yang menghubungkan antara Kota Malang dengan Kota Batu, sehingga sangat mudah dicapai oleh kendaraan pribadi maupun angkutan umum. Taman Rekreasi Sengkaling Malang adalah tempat wisata keluarga, sesuai dengan slogannya Wisata Air Impian Keluarga, dan menyediakan berbagai macam wahana permainan demi memanjakan pengunjung, di antaranya adalah taman bermain, wahana permainan di darat dan air, gedung serbaguna, dan kolam pemandian. Luas keseluruhan Sengkaling sekitar 9 hektar dan 6 hektar di antaranya berupa taman dan pepohonan yang menyejukkan. Taman Rekreasi Sengkaling dibuka setiap hari, dengan jam operasional mulai pukul 06.00 hingga pukul 17.00 WIB. Hal ini dimaksudkan untuk memberi keleluasaan kepada masyarakat yang akan melakukan rekreasi sekaligus bersantai bersama keluarga.

Taman Rekreasi Sengkaling pertama kali didirikan oleh seorang warga Belanda bernama Mr. Coolman pada tahun 1950 dan sempat dikelola oleh Mochtar warga dari Padang. Ketika dikelola Mochtar, Sengkaling selalu tutup pada hari Jumat. Sejak tahun 1975 sampai sekarang, pengelolaan Taman Rekreasi Sengkaling ini diambil alih oleh PT. Bentoel Group dan dikelola oleh PT. Taman Bentoel. PT. Taman Bentoel, merupakan salah satu anak perusahaan Bentoel Group yang bergerak di bidang jasa pariwisata dalam bentuk taman rekreasi. Jika dahulu pada awal beroperasinya Taman Rekreasi Sengkaling ini, hanya diperuntukkan bagi karyawan PT. Bentoel. Tapi seraya perkembangannya, Taman Rekreasi Sengkaling lantas dibuka untuk umum. Taman Rekreasi Sengkaling dengan luas tanah keseluruhan 9 hektar, terbagi atas 6 hektar yang lain masih berupa taman dan pepohonan hijau yang rindang. Tempat wisata ini mempunyai berbagai fasilitas yang memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan tempat wisata yang lain. Salah satunya adalah wisata airnya yang berasal dari sumber alami pegunungan. Konon, salah satu sumber yang ada yaitu Kolam Tirta Alam, dipercayai bisa membuat orang awet muda dan sampai saat inipun masih banyak masyarakat yang mempercayainya.

Akan sangat menyenangkan apabila kita dapat berkujung denagn teman ataupun keluarga.

Alamat Taman Rekreasi Sengkaling:
Jl. Raya Mulyoagung 188 Malang

Webiste: http://wisata-sengkaling.com

What’s The Meaning of Best Friend?

tmn
Apa arti dari kata ‘teman’ ? Ya, mungkin kita akan menjawab bahwa teman adalah seseorang yang dekat dengan kita, seseorang yang mana kita berbagi banyak hal dengannya. Lalu, apa perbedaan dari kata ‘teman’ dan ‘sahabat’?

Menurut saya, kata ‘teman’ adalah yang biasa kita gunakan pada hubungan yang cukup sederhana. Dalam hal ini, kata ‘teman’ memiliki tingkat emosi yang sederhana. Merujuk pada orang-orang yang ada dalam hidup kita sehari-hari. Misalnya teman nongkrong, teman sekolah dan sebagainya.

Sedangkan ‘sahabat’ merupakan hubungan yang lebih kompleks daripada ‘teman’, yang mana hanya sedikit sekali kita miliki didunia ini. Persahabatan merupakan tingkat tertinggi dari pertemanan, seseorang yang selalu ada untuk kita, memahami kita dan mau mendengarkan curhatan-curhatan kita.

Sahabat adalah tempat membahas hal-hal nggak penting menjadi penting dan seru. Tempat bisa curhat sambil menangis sepuasnya. Bisa berbagi cerita dengan kategori super rahasia. Dan tempat bisa cekikian tertawa tanpa malu-malu.

Sahabat adalah tempat kita bisa apa adanya, tanpa perlu jaim( jaga image), tanpa perlu polesan.

Sahabat adalah seseorang yang dimana kita merasa dia adalah saudara kita, tanpa perlu memiliki hubungan darah. Tempat dimana perbedaan tidak menjadi penghalang.
mbs

Salah-satu hal ajaib dari pertemanan adalah: tidak ada jadiannya, tidak ada akadnya, tidak ada nembaknya, tidak ada.

Tiba2 sudah teman baiklah. Dan teman baik selalu mempunyai ruang untuk teman baik berikutnya, berikutnya dan berikutnya. .

*Tere Liye

Teman sejati boleh jadi persis sebuah cermin.

Yang dengannya, kita tidak perlu susah payah sungguhan bercermin untuk melihat kejelekan kita, karena ada yang tidak sungkan memberitahu, menasehati lantas menemani memperbaikinya.

Kita juga tidak perlu bercermin untuk membanggakan kehebatan kita, karena ada yang selalu menghargai, mengingatkan jangan berlebihan, dan terus mendorong kita semakin baik.

*Tere Liye

Hotel UMM INN

umm-innUMM Inn adalah hotel pendidikan pertama di Malang. Hotel ini berada 3 mil dari pusat kota Malang dan dekat dengan Kota Batu. Hotel ini juga merupakan tempat sempurna untuk pertemuan, konferensi, dan seminar sekaligus menyediakan pelayanan yang mudah yang bagi kebutuhan berbagai tema pesta yang sesuai dengan kebutuhan.

Pengunjung akan bisa menikmati perpaduan nuansa elegan yang bercitarasa modern, nyaman, dan bernuansa klasik dari 40 ruang tamu dan suite yang unik. Kami menjamin Anda akan menemukan perbedaan yang membuat kami menjadi pilihan favorit di antara hotel-hotel di Batu dan Malang

Kemudahan & Layanan

Ruangan ber-AC
Shower & bathtub
Air panas & air dingin
Restoran & kedai kopi
Layanan binatu
24 jam layanan kamar
Kotak penyimpanan barang berharga
Area parkir gratis
Info & Penawaran
FULL BOARD PACKAGE MEETING
Rp.250.000,- nett/orang/hari (Twins Sharing Occupancy)
Rp.375.000,- nett/orang/hari (Single Occupancy)

Fasilitas Paket:
~ 3x makan prasmanan (sarapan, makan siang dan makan malam)
~ 2x coffee break
~ Fasilitas kamar ber-AC
~ Ruang pertemuan dengan fasilitas standar hotel (LCD, screen)

FULLDAY PACKAGE MEETING
Rp. 125.000,- nett /orang

Fasilitas Paket:
~ 1x prasmanan (makan siang atau makan malam)
~ 2x coffee break
~ Ruang pertemuan dengan fasilitas berstandar hotel (LCD,screen)

HALFDAY PACKAGE MEETING
Rp. 100.000,- nett /orang

Fasilitas Paket:
~ 1x prasmanan (makan siang atau makan malam )
~ 1x coffee break
~ Ruang pertemuan dengan fasilitas berstandar hotel (LCD,screen)

Source: umm.ac.id

RS. UMM dan Masjid KH M. Bedjo Darmoleksono

rsRumah Sakit Pendidikan (Teaching Hospital) Universitas Muhammadiyah Malang akan dibangun di atas tanah ukuran 32.834 m2. Lokasi pembangunan rumah sakit adalah di desa Landungsari, tepatnya di sebelah timur terminal Ladungsari. Pada saat ini (Juli 2009) pembangunan sudah dimulai pada tahap pondasi dan penataan awal.

Pembangunan Rumah Sakit ini direncanakan untuk kegiatan pendidikan kedokteran dan ilmu-ilmu kesehatan dengan menerima pasien umum.Fasilitas yang ada adalah bangunan utama untuk pelayanan kesehatan, training centre, auditorium, paviliun, masjid, taman, parkir dan pusat kebugaran.

Selain melayani kesehatan dengan pengobatan dan ilmu kedokteran modern, Rumah Sakit Pendidikan UMM juga akan membuka praktik pengobatan timur khususnya ilmu kedokteran China dan pengobatan alternatif. Nilai kekhasan inilah yang akan dikembangkan sehingga merupakan ciri khas yang tidak dimiliki oleh Rumah Sakit lain.

kh m bedjo
Masjid bernuansa Tiongkok yang satu ini benar benar istimewa, karena dibangun bukan oleh komunitas Muslim Tionghoa Indonesia tapi justru dibangun oleh Universitas Muhammadiyah Malang. Ketika Universitas Muhammadiyah Malang berencana membangun sebuah Rumah Sakit lengkap dengan fasilitas Masjid, Rektorat UMM memutuskan untuk memprioritaskan pembangunan masjid agar segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar, dan setelah beberapa kali berganti design ahirnya diputuskan untuk membangun sebuah masjid dengan arsitektur Tiongkok.

Rektor UMM Dr. Muhadjir Effendy, MAP memberi nama masjid itu dengan nama Masjid KH M. Bedjo Darmoleksono, Nama seorang tokoh pelopor Muhammadiyah di Malang. Pada saat artikel ini dibuat masjid ini belum genap berumur sebulan dan Lantai satu masjid ini sementara waktu masih digunakan sebagai kantor Pengelola Rumah Sakit.

Lokasi Masjid

Masjid KH M. Bedjo Darmoleksono terletak di dalam Komplek Rumah Sakit Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang di di Jl. Tlogomas, sekitar 500 meter dari kampus III Universitas Muhammadiyah Malang.

Sejarah Pendirian

Rektor UMM, Dr. Muhadjir Effendy, MAP berharap agar keberadaan masjid ini akan menjadi fasilitas untuk mendekatkan rumah sakit dengan masyarakat. Masjid yang sudah lebih dulu selesai dibangun dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar. Menurut beliau membangun moral jauh lebih penting sebelum membangun fisik. Itulah hal yang menjadi landasan utama kenapa pihak rektorat UMM lebih memprioritaskan pembangunan masjid daripada pembangunan fisik Rumah Sakit.
Masjid RS UMM ketika sedang dalam proses pembangunan

Dan tentu saja pembangunan fisik Rumah sakit yang ukuran nya jauh lebih besar dengan kompleksitas yang tinggi akan memakan waktu lebih lama sebelum dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitarnya. Seluruh pembiayaan pembangunan Masjid dan Rumah sakit UMM ini ditanggung sendiri oleh UMM meski tak menutup kemungkinan bila ada investor yang berminat untuk menanamkan modal.

Pembangunan Masjid ini dimulai dengan peletakan batu pertama proyek pembangunan komplek Rumah Sakit Universitar Muhammadiyah Malang pada tanggal 22 Juli 2009 oleh Menteri Pendidikan Nasional Prof. Dr. Bambang Sudibyo.

Penggunaan pertama kali Masjid ini dimulai dengan solat Jumat pada tanggal24 September 2010 yang lalu. Sholat jum’at tersebut dihadiri ratusan jamaah yang terdiri dari masyarakat sekitar, para pekerja bangunan RS dan sebagian pegawai UMM memenuhi masjid berukuran sekitar 300 meter persegi berlantai tiga itu. Sekretaris BPH UMM, Wakidi, menjadi khotib pertama di masjid itu.

Masjid di komplek rumah sakit ini merupakan masjid ketiga yang dibangun oleh UMM. Dua masjid lainnya terletak di kampus II UMM bernama Masjid Ad-Dakwah dan Masjid AR Fahruddin di kampus III UMM. Masjid AR Fahruddin yang memiliki bangunan lima lantai merupakan masjid kampus terbesar di Asia Tenggara.
Jamaah Sholat Jum’at pertama di Masjid KH. M Bedjo Darmoleksono,
di Komplek RSP Universitas Muhammadiyah Malang,
Propinsi Jawa Timur.

Nama KH M. Bedjo DarmoleksonopeloporMuhammadiyah di Malang ini diambil untuk memberi spirit dakwah agar masjid tersebut memberi manfaat bagi masyarakat sekitar, sebagaimana ketokohan Kyai Bedjo pada masanya.

Terkait dengan perizinan pihak rumah sakit UMM tidak mau mengambil risiko ditolak warga sekitar. Itulah sebabnya, sejak membebaskan lahan sekitar sembilan hektar, jauh hari UMM sudah melakukan pendekatan dengan masyarakat. Respon warga pun sangat positif mendukung. Semua perijinan dan analisis lingkungan juga sudah dilakukan sebelum pembangunan dimulai.

Komplek rumah sakit tempat dimana Masjid tersebut berada nantinya akan dijadikan pusat pelayanan kesehatan yang menjangkau semua lapisan masyarakat. Dengan sistem subsidi silang, masyarakat kurang mampu akan disubsidi untuk mendapatkan pelayanan yang layak. Selain itu, RS UMM juga diharapkan menjadi pusat riset medis untuk mengembangkan keilmuan kedokteran, keperawatan dan farmasi, pusat rehabilitasi sosial, bahkan tidak menutup kemungkinan ada pusat rehabilitasi ketergantungan narkoba.

Arsitektur Masjid

Dipilihnya arsitektur Tiongkok dengan tiga lapis atap masjid, menandakan bahwa UMM bersifat terbuka, plural dan bisa belajar dari mana saja, termasuk ke negeri China. Tiga lapis atap yang mirip masjid Muhammad Cheng Ho Pasuruan itu, menandakan kekuatan Iman, Islam dan Ihsan.
Masjid Kyai Bedjo memiliki struktur bangunan yang khas. Gaya arsitekturnya meniru gaya Tionghoa, yang mengingatkan kita pada bentuk bangunan masjid Muhammad Cheng Ho di Pasuruan. Filosofi yang hendak dibangun dari bentuk bangunan itu, diambil dari anjuran Islam untuk mencari ilmu hingga ke negeriCina. Dengan demikian, siapapun yang melihat dan berkunjung di masjid itu diharapkan bisa terinspirasi hadis nabi ‘tuntutan ilmu sampai ke Cina.

UMM Bookstore

bookstore
UMM Bookstore adalah salah satu fasilitas di UMM yang membantu menunjang dalam sisi akademik di UMM.
Beberapa info yang dapat saya tambahkan tentang UMM Bookstore:
1. Visi dan Misi

Sumber utama penyedia buku, majalah, stationary, fancy, dan merchandise untuk komunitas UMM, Malang Barat dan Batu.

2. Tujuan

Mencapai posisi sebagai sumber utama penyedia buku, majalah, fancy, stationary dan merchandise untuk civitas akademika UMM, komunitas Muhammadiyah dan masyarakat di wilayah Malang Barat dan Batu.

3. Kepemilikan

UMM Bookstore adalah unit usaha di bawah kepemilikan UMM dan sedang didaftarkan sebagai Perseroan Terbatas (PT). UMM Bookstore mulai beroperasi pada tanggal 21 Agustus 2005.

4. Lokasi dan Fasilitas

UMM Bookstore bertempat di Jl. Raya Tlogomas no.246 Malang. Luas Bangunan 2.500 m2. Terdiri dari 2 lantai, lantai I untuk display stationary, merchandise dan counter pelayanan. Lantai II khusus buku dan majalah.

5. Barang dan Jasa

UMM Bookstore akan menjadi one stop shopping kebutuhan buku, majalah, stationary dan merchandise UMM.

Koleksi buku terdiri dari 3 segmen besar yaitu: Kesenangan (misteri, romantisme, humor, action, non fiksi umum), pendidikan (buku teks pendidikan dasar, menengah dan tinggi) dan profesi atau referensi (terbitan universitas, subyek khusus, referensi penunjang, buku dan majalah populer). Koleksi majalah terbatas majalah komputer dan elektronik.

Source: umm.ac.id